Jika diingat-ingat barangkali 5 tahun yang lalu, Memilih bepergian dengan kereta api akan membuatmu melihat ramainya penumpang yang berjubelan bersama pedagang asongan. Kebersihan gerbong maupun toilet yang tak terlalu penting, Belum lagi suasana gerah yang ingin membuatmu membuka jendela seperti naik kopaja.
Membayangkan bagaimana kereta api pada zaman itu juga termasuk lucu, ketika melintas tentu teringat bagaimana puluhan anak muda yang menumpang gratis dengan seat yang istimewa. Mereka dengan santainya menikmati perjalanan duduk diatas atap gerbong kereta api seperti sedang mengendarai naga. Kebiasaan tersebut Sekedar larangan sudah pasti tak digubris, bahkan membuat pengelola PT. KAI sangat kerepotan.
Pasti pada ingat kalau dulu pengelola kereta api nyari solusi mulai dari menyemprot bagian atas gerbong dengan cat merah, menempatkan anjing-anjing galak, sampai yang paling serem, menggantung bola-bola beton seukuran jeruk bali yang akan nubruk mereka-mereka yang tetap membandel naik kereta diatas gerbong. Kalau dipikir-pikir, memang benar juga kalau orang jaman dahulu pemberani-pemberani ya.
Pasti pada ingat kalau dulu pengelola kereta api nyari solusi mulai dari menyemprot bagian atas gerbong dengan cat merah, menempatkan anjing-anjing galak, sampai yang paling serem, menggantung bola-bola beton seukuran jeruk bali yang akan nubruk mereka-mereka yang tetap membandel naik kereta diatas gerbong. Kalau dipikir-pikir, memang benar juga kalau orang jaman dahulu pemberani-pemberani ya.
Tapi ya tetap aja, sudah berlalu. Dan jika kamu pelanggan setia kereta api dari jaman kolonial masa dulu sampai sekarang, pasti ngerasa banget kan kalau Kereta Api kita selalu berbenah diri untuk meningkatkan kualitasnya. Kereta Api sekarang seperti yang bisa kita rasakan, stasiunnya bersih dan aman, keretanya selalu tepat waktu dan nyaman juga pastinya.
Bahkan yang membuat kita bangga, Tahun 2018 lalu, Kereta Api Indonesia mendapat salahs satu peringkat tertinggi dari data World Economic Forum (WEF) terkait pelayanan kereta api terbaik dinegara Asia Pasifik. Indonesia menempati peringkat ke-4, dan lebih baik dari negara maju seperti Tiongkok dan Australia.
Keamanan Kereta Api
Semua berawal dari ketika Pak Ignasius Jonan memimpin PT KAI (Kereta Api Indonesia) sebagai Direktur Utama. Kalau ingat lagu masa kecil, "Ke Bandung, Surabaya, Bolehlah naik dengan percuma,". Nah kalau menurut Pak Jonan, Mana boleh naik kereta percuma, Harus bayar dong. Kalau alasannya dulu beli tiket kereta api susah, sering kehabisan dan terpaksa beli di calo dengan harga mahal. Nah, sekarang masalah itu sudah terselesaikan dengan tiket online yang diterapin sama PT. KAI.
Mencontoh dari sistem di bandara, Tiket Kereta Api kini seperti boarding pass yang menjadikan tidak sembarang orang bisa memasuki peron, cuma calon penumpang yang bisa masuk. Tiket dan identitas penumpang juga dicocokkan sehingga tidak ada praktek Calo dan keamanan benar-benar di kontrol secara ketat. Makanya sudah tidak ada lagi pemandangan orang-orang yang santai tiduran di peron atau pencopet yang seliweran nyari korban. Siapa sangka dari merubah sistem tiket aja, banyak perubahan yang dirasa.
Tentu proses merubah sistem tersebut benar-benar tak mudah. Karna sudah menjadi budaya masyarakat, dan tentunya jadi mata pencariannya si Calo juga. Sistem ticketing tersebutlah yang memulai revolusi pelayanan Kereta Api kita jadi terus membaik sampai sekarang. Keamanan jadi meningkat
Kenyamanan Penumpang
Karna tiket secara online, maka kuota yang disediakan sudah tersistem. Tidak ada lagi pemandangan dimana kita naik Kereta Api, terus lari-larian sambil berdesakan masuk gerbong duluan buat rebutan kursi penumpang. Tiket yang dijual sudah lengkap dengan keterangan nomor kursi sehingga tidak perlu berebut kursi. Melihat orang lain yang lelah berdiri aja buat tidak nyaman, apalagi sampai kita yang harus meraskanan. Maka dari itu, menyediakan tiket secara sesuai kapasitas juga menjadi kemajuan yang baik, asemuanya bisa duduk dengan kalem sampai tujuan.
Selain itu, pembenahan yang paling dirasa manfaatnya, yakni pada saat muncul aturan larangan merokok pada seluruh pegawai dan penumpang kereta api. Uniknya Pak Jonan sendiri dulu sewaktu merencanakan larangan tersebut, beliau melobi para masinis yang kebanyakan juga seorang perokok, dengan ikut merokok bersama mereka. Ya hasilnya bisa dilihat sekarang, nyatanya peraturan yang berat karna menyangkut kebiasaan personal pun tetap bisa diterapkan.
Tak hanya menjaga kebersihan, tentu faktor kesehatan dan kenyamanan yang jadi prioritas KAI menjadi terwujud. Paling gampangnya, dulu kalau memesan tiket ekonomi, tidak mungkin kita merasakan fasilitas pendingin udara seperti di kelas eksekutif. Sekarang sudah berbeda, kalau berani coba-coba merokok bahkan sambil sembunyi di kamar mandi, siap-siap aja diturunkan petugas ditengah jalan stasiun berikutnya.
Layanan yang diberikan di Kereta Api bahkan juga dalam bentuk aduan atau hal-hal tertentu yang dirasa tidak nyaman bagi penumpang. Salah satu caranya yakni dengan menghubungi kondektur atau Instagram layanan konsumen Kereta Api di @kai121_
Keselamatan Yang Utama
Kebanyakan orang ketika ditanyai soal,"Kenapa milih naik kereta api,?" Tentu akan menjawab, karna faktor keselamatan. Memang benar juga jika dipikir-pikir. Tentu tidak ada cerita soal Kereta Api yang kita naiki ugal-ugalan karna ngejar setoran, atau bakal jatuh kelaut (karna memang tidak lewat sana). Faktor keamanan jadi penting, karena menaiki transportasi, yang paling utama adalah sampai di tempat tujuan.
Tapi Kereta Api kita nampaknya tidak terlena. Pasti masih ada faktor lain yang mengancam keselamatan perjalanan penumpang, katakanlah seperti pembajak kereta (iya, tidak hanya di kapal dan di pesawat) atau aksi terorisme yang dapat mengancam keselamatan, Sekarang keamanan ditingkatkan dengan ditugaskannya Satuan Polsuska (Polisi Khusus Kereta Api) yang garang-garang tapi juga baik hati.
Polsuska ini yang sering kamu temui tiap kondektur berkeliling mengecek tiket, dan yang pertama kali bertindak jika ada situasi darurat yang terjadi didalam kereta. Dengan kehadiran Polsuska, juga membuat penumpang merasa nyaman karna keamanan sudah ada petugas yang menjaminnya.
Nah itu tadi salah satu bagaimana revolusi transportasi yang benar-benar kita rasakan terjadi diwaktu yang singkat ini. Dengan kurung waktu 10 tahun saja, Kereta Api mampu memiliki wajah baru sebagai moda transportasi umum yang nyaman, aman, dan tentu saja menjamin keselamatan penumpangnya.
Perubahan besar ini tentunya juga termasuk kerja keras dari Kementrian Perhubungan, yang tak hanya merevolusi kualitas dari Kereta Api, tapi juga moda transportasi lain baik di laut, maupun udara. Kemenhub juga lebih aktif dalam memberi informasi dan mengedukasi masyarakat melalui digitalisasi informasi.
Salah satu cara termudah untuk terhubung yakni dengan akun instagram Kementrian Perhubungan yaitu @kemenhub151 . Platform digital dipilih Kemenhub sesuai dengan perkembangan zaman yang aktif dalam sosial media.
Bahkan yang membuat kita bangga, Tahun 2018 lalu, Kereta Api Indonesia mendapat salahs satu peringkat tertinggi dari data World Economic Forum (WEF) terkait pelayanan kereta api terbaik dinegara Asia Pasifik. Indonesia menempati peringkat ke-4, dan lebih baik dari negara maju seperti Tiongkok dan Australia.
![]() |
| Ranking pelayanan kereta api se-Asia Pasifik Sumber: seasia.co |
Keamanan Kereta Api
Semua berawal dari ketika Pak Ignasius Jonan memimpin PT KAI (Kereta Api Indonesia) sebagai Direktur Utama. Kalau ingat lagu masa kecil, "Ke Bandung, Surabaya, Bolehlah naik dengan percuma,". Nah kalau menurut Pak Jonan, Mana boleh naik kereta percuma, Harus bayar dong. Kalau alasannya dulu beli tiket kereta api susah, sering kehabisan dan terpaksa beli di calo dengan harga mahal. Nah, sekarang masalah itu sudah terselesaikan dengan tiket online yang diterapin sama PT. KAI.
Mencontoh dari sistem di bandara, Tiket Kereta Api kini seperti boarding pass yang menjadikan tidak sembarang orang bisa memasuki peron, cuma calon penumpang yang bisa masuk. Tiket dan identitas penumpang juga dicocokkan sehingga tidak ada praktek Calo dan keamanan benar-benar di kontrol secara ketat. Makanya sudah tidak ada lagi pemandangan orang-orang yang santai tiduran di peron atau pencopet yang seliweran nyari korban. Siapa sangka dari merubah sistem tiket aja, banyak perubahan yang dirasa.
Tentu proses merubah sistem tersebut benar-benar tak mudah. Karna sudah menjadi budaya masyarakat, dan tentunya jadi mata pencariannya si Calo juga. Sistem ticketing tersebutlah yang memulai revolusi pelayanan Kereta Api kita jadi terus membaik sampai sekarang. Keamanan jadi meningkat
Kenyamanan Penumpang
Karna tiket secara online, maka kuota yang disediakan sudah tersistem. Tidak ada lagi pemandangan dimana kita naik Kereta Api, terus lari-larian sambil berdesakan masuk gerbong duluan buat rebutan kursi penumpang. Tiket yang dijual sudah lengkap dengan keterangan nomor kursi sehingga tidak perlu berebut kursi. Melihat orang lain yang lelah berdiri aja buat tidak nyaman, apalagi sampai kita yang harus meraskanan. Maka dari itu, menyediakan tiket secara sesuai kapasitas juga menjadi kemajuan yang baik, asemuanya bisa duduk dengan kalem sampai tujuan.
![]() |
| Interior Kereta Api Tawang Jaya Premium melayani perjalanan reguler dengan relasi Semarang-Jakarta (PP). Sumber: (Istimewa) Tribunnews.com |
Selain itu, pembenahan yang paling dirasa manfaatnya, yakni pada saat muncul aturan larangan merokok pada seluruh pegawai dan penumpang kereta api. Uniknya Pak Jonan sendiri dulu sewaktu merencanakan larangan tersebut, beliau melobi para masinis yang kebanyakan juga seorang perokok, dengan ikut merokok bersama mereka. Ya hasilnya bisa dilihat sekarang, nyatanya peraturan yang berat karna menyangkut kebiasaan personal pun tetap bisa diterapkan.
Tak hanya menjaga kebersihan, tentu faktor kesehatan dan kenyamanan yang jadi prioritas KAI menjadi terwujud. Paling gampangnya, dulu kalau memesan tiket ekonomi, tidak mungkin kita merasakan fasilitas pendingin udara seperti di kelas eksekutif. Sekarang sudah berbeda, kalau berani coba-coba merokok bahkan sambil sembunyi di kamar mandi, siap-siap aja diturunkan petugas di
Layanan yang diberikan di Kereta Api bahkan juga dalam bentuk aduan atau hal-hal tertentu yang dirasa tidak nyaman bagi penumpang. Salah satu caranya yakni dengan menghubungi kondektur atau Instagram layanan konsumen Kereta Api di @kai121_
Keselamatan Yang Utama
Kebanyakan orang ketika ditanyai soal,"Kenapa milih naik kereta api,?" Tentu akan menjawab, karna faktor keselamatan. Memang benar juga jika dipikir-pikir. Tentu tidak ada cerita soal Kereta Api yang kita naiki ugal-ugalan karna ngejar setoran, atau bakal jatuh kelaut (karna memang tidak lewat sana). Faktor keamanan jadi penting, karena menaiki transportasi, yang paling utama adalah sampai di tempat tujuan.
![]() |
| Polisi Khusus Kereta Api bersama Masinis Sumber: recruitment.kai.id |
Tapi Kereta Api kita nampaknya tidak terlena. Pasti masih ada faktor lain yang mengancam keselamatan perjalanan penumpang, katakanlah seperti pembajak kereta (iya, tidak hanya di kapal dan di pesawat) atau aksi terorisme yang dapat mengancam keselamatan, Sekarang keamanan ditingkatkan dengan ditugaskannya Satuan Polsuska (Polisi Khusus Kereta Api) yang garang-garang tapi juga baik hati.
Polsuska ini yang sering kamu temui tiap kondektur berkeliling mengecek tiket, dan yang pertama kali bertindak jika ada situasi darurat yang terjadi didalam kereta. Dengan kehadiran Polsuska, juga membuat penumpang merasa nyaman karna keamanan sudah ada petugas yang menjaminnya.
Nah itu tadi salah satu bagaimana revolusi transportasi yang benar-benar kita rasakan terjadi diwaktu yang singkat ini. Dengan kurung waktu 10 tahun saja, Kereta Api mampu memiliki wajah baru sebagai moda transportasi umum yang nyaman, aman, dan tentu saja menjamin keselamatan penumpangnya.
Perubahan besar ini tentunya juga termasuk kerja keras dari Kementrian Perhubungan, yang tak hanya merevolusi kualitas dari Kereta Api, tapi juga moda transportasi lain baik di laut, maupun udara. Kemenhub juga lebih aktif dalam memberi informasi dan mengedukasi masyarakat melalui digitalisasi informasi.
Salah satu cara termudah untuk terhubung yakni dengan akun instagram Kementrian Perhubungan yaitu @kemenhub151 . Platform digital dipilih Kemenhub sesuai dengan perkembangan zaman yang aktif dalam sosial media.



Komentar
Posting Komentar